Easy way Make you Online Shop With 20 Seconds

•17 Januari 2013 • Tinggalkan sebuah Komentar

capture-20130117-202035 Internet technology getting days getting effloresce with its quick. A variety facility and easy was utilized almost by everyone, so pretend Internet have become a part society life that don’t most come to pieces. A variety information which is presented as news most now, sport, scholarship, rate, weather, email, amusement, and is still a lot of another have indulged Internet user society. So in the end, requirement to internet access wills be subject menu in daily.

At Internet Globalization era is subject the need, Internet developing is now begin to clear away at online sell area, even online sell is now a lot of mushroom all circle start from housewife, college student even now men make online sell is that of perquisite, even by dozens too is made as merauk’s farm gain that is so easy since product that we offers to get saw by everybody and wherever without drawn the line by room and time. in customer flank and customer candidate so beneficial with online sell because sell / transactions get up to been done 24 hours, whenever, wherever, and payment gets to be done by via ATM or paypal.

Therefore of that there is one service sites make online shop that named Jejualan.com, this jejualan.com’s sites constitutes one sites which provide Online Shop makings with the meaning Website’s makings you Online Shop. to become member at in jejualan.com this transcendent easy, we can make alone online shop at short notice just 20 second just are so easy, there are many design pulls eligible appropriate our appetite, and gets domain no charge .com, and. net is lifetime just 60.000 / moons.

jejualan

To list as memberpun is so easy, needful data while we register only Name, Enamel, No.Hp, 2 package pull those are on the market package Gold (60. 000,-/moon) max 500 goods that is on the market or Platinum (200. 000,-/moon) unmilited is goods that is on the market, and the latest is your Shop Name correspond to desirable one. to is easily we get to see screenshotnya as hereunder:

xx

If we become member at Jejualan.com this, we there are many get gain and feature that make easy we as member. Jejualan.com doesn’t complicate membernya but gives flexible amenity one maybe does not be gotten by other siteses as competitor. gain and that feature is:

1 2 3 4 5 6 7 Untitled

Have worded, so is easily and a lot of gain that got by foses as member jejualan.com this. besides we can make alone Online Shop our also get very clear amenity. besides prospective customer and our customer that visits at us Online Shop won’t disappointed because malakukan transksi at us Online Shop that.
why is still bethink again, have thousands person prove since really tremendous with jejualan.com all feels easy. making Online Shop not necessarily there are many enough time with 20 second just with severally clicks at webstore all we can have amenity and edge out run it because aided customer service up to 24 hours. if you doubt with this information you can contact costumer service via phone 0857 41 444 520 (call) and 0857 30 700 700 (sms)

Please just directly visit Jelajah.com, Sites Makes Online Shop With 20 seconds

address information :

jl. Perintis Kemerdekaan 33, umbulharjo, Yogyakarta 55161.

Phone (0274) 415585

Email : sales@jejualan.com

Statistik Probabilitas

•10 Mei 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Ada tiga lingkungan dalam proses pengambilan keputusan yang telah dijadikan dalil yakni  pasti, ketidakpastian dan risiko. Risiko adalah suatu keadaan dimana nilai-nilai peluang dapat diberikan kepada setiap hasil atau peristiwa. Sampai seberapa jauh keputusan diambil dalam suatu risiko tergantung pada siapa yang akan mengambil keputusan tersebut apakah para pebisnis, industriawan atau tingkatan menajerial dalam suatu organisasi. Akan tetapi, meskipun keputusan semacam ini boleh dibilang langka namun tetap perlu menjadi bahan pertimbangan. Sebagai contoh industri asuransi tetap mempercayai nilai-nilai peluang yang diambil dari data aktuaria. Kesalahan yang dilakukan perusahaan ini dalam menggunakan nilai-nilai peluang untuk membuat keputusan bisa berakibat fatal bagi perusahaan tersebut. Dalam kasus lain, masalah yang dihadapi oleh para manajer dalam mengambil keputusan adalah bagaimana menggunakan nilai-nilai peluang dalam situasi yang sebenarnya dan bagaimana menarik kesimpulan dari hasil yang didasarkan pada teori peluang.

          Kapan tepatnya teori peluang masuk ke dalam dunia statistika belum diketahui secara pasti. Meskipun teori peluang sudah dikenal sejak abad 17 oleh para matematikawan, tetapi masih diragukan kapan teori ini berhubungan dengan statistika. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, perkawinan antara matematika peluang dengan data yang dikumpulkan oleh negara-negara di berbagai penjuru dunia akhirnya melahirkan ilmu baru yaitu statistika.

          Tidak dapat dipungkiri lagi berkembangnya teori peluang diawali oleh kesenangan orang untuk mengadu untung di meja judi. Lahirnya berbagai teori peluang yang dilandasi dari kesenangan ini telah banyak mempengaruhi perkembangan ilmu statistika itu sendiri. Seseorang tidaklah mungkin untuk memahami statistika secara sempurna tanpa memahami apa arti peluang itu sendiri. Olehkarena itu dapatlah dikatakan bahwa teori peluang adalah fondasi dari statistika.

          Penggunaan teori peluang dalam bidang bisnis sudah cukup lama dikenal oleh para pebisnis. Meski banyak diantara mereka tidak memiliki latarbelakang matematika namun istilah peluang, disadari atau tidak, banyak berperan ketika mereka menjalankan aktivitas organisasi khususnya dalam proses pengambilan keputusan. Olehkarena itu untuk memberikan gambaran tentang peluang yang dimaksud, bab ini hanya membahas dasar-dasar teori peluang sebagai dasar pengetahuan untuk memahami analisis statistika selanjutnya. Bagi yang ingin mendalami teori peluang dapat melihat pada buku-buku yang tercantum dalam daftar pustaka.

Pengertian Peluang

Peluang semata-mata adalah suatu cara untuk menyatakan kesempatan terjadinya suatu peristiwa. Secara kualitatif peluang dapat dinyatakan dalam bentuk kata sifat untuk menunjukkan kemungkinan terjadinya suatu keadaan seperti “baik”, “lemah”, “kuat”, “miskin”, “sedikit” dan lain sebagainya. Secara kuantitatif, peluang dinyatakan sebagai nilai-nilai numeris baik dalam bentuk pecahan maupun desimal antara 0 dan 1. Peluang sama dengan 0 berarti sebuah peristiwa tidak bisa terjadi sedangkan peluang sama dengan 1 berarti peristiwa tersebut pasti terjadi.

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar perkiraan terjadinya hujan dalam bentuk peluang baik secara kualitatif seperti “kemungkinannya kecil akan terjadi hujan esok hari”, atau dalam bentuk kuantitatif seperti “kemungkinan hujan esok hari sekitar 30%”. Jelas di sini bahwa berbicara mengenai peluang kita dihadapkan dalam suatu kondisi yang tidak pasti, akan tetapi kita hanya diberikan suatu petunjuk atau gambaran seberapa besar keyakinan kita bahwa suatu peristiwa bisa terjadi. Semakin besar nilai peluang yang dihasilkan dari suatu perhitungan maka semakin besar keyakinan kita bahwa peristiwa itu akan terjadi. Dewasa ini, perkiraan tentang akan terjadinya suatu gejala alam bukanlah sesuatu pekerjaan sederhana akan tetapi telah melalui suatu proses perhitungan yang sangat kompleks. Gejala sebuah peristiwa tidak hanya dikaji dari satu sisi saja, misalnya pengaruh waktu, akan tetapi juga melibatkan banyak variabel yang terkait dengan peristiwa tersebut.  Olehkarena itu peluang yang didasarkan pada latar belakang ilmiah bisa memberikan tingkat keyakinan yang lebih tinggi bagi orang yang memerlukannya.

Salah satu cara untuk menyatakan peluang dari suatu peristiwa adalah penggunaan diagram Venn seperti yang dilukiskan dalam gambar 1.  Meski konvensional, tetapi cara ini ternyata lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas khususnya bagi orang-orang yang bukan berlatar belakang matematika. Diagram Venn berbentuk persegi panjang untuk menyatakan semua peristiwa yang bisa terjadi dan lingkaran untuk menggambarkan peluang terjadinya peristiwa tertentu. Pengambaran diagram umumnya tidak menggunakan skala yang sesungguhnya, artinya jika peluang terjadi peristiwa hujan 30% bukan berarti bahwa lingkaran yang dimaksud luasnya harus 30% dari luas persegi panjang.

Istilah peristiwa yang kita kenal sehari-hari seringkali agak berbeda makna  jika kita berbicara tentang teori peluang. Biasanya orang berpikir bahwa peristiwa adalah suatu kejadian layaknya peristiwa sejarah, gejala-gejala fisik, pesta dan lain sebagainya. Dalam statistika, pengertian ini diperluas dengan memasukkan unsur-unsur kesempatan atau peluang atas terjadinya suatu peristiwa yang didasarkan pada hasil sebuah percobaan atau eksperimen yang dilakukan secara berulang-ulang. Sebagai contoh peristiwa terambilnya kartu As dari setumpuk kartu bridge, jumlah cairan yang disaring dari mesin pengisi, jumlah kendaraan niaga yang melalui jalan protokol, jumlah barang yang cacat dalam satu lot, dan karakteristik lainnya yang secara umum tidak dapat disebutkan sebagai peristiwa.
Untuk keperluan penentuan peluang ada gunanya untuk membagi peristiwa ke dalam dua jenis peristiwa yakni peristiwa sederhana dan peristiwa majemuk. Peristiwa sederhana tidak dapat dibagi lebih lanjut lagi ke dalam komponen-komponen peristiwa, sedangkan peritiwa majemuk selalu memiliki dua atau lebih komponen peristiwa sederhana. Peristiwa “Kartu Sekop” secara definisi adalah peristiwa sederhana karena hanya ada satu jenis kartu sekop dalam setumpuk kartu bridge. Akan tetapi peristiwa “As Sekop” dapat dianggap sebagai peristiwa majemuk karena kartunya haruslah berisikan keduanya yakni kartu As dan kartu Sekop.  Namun definisi ini tergantung dari pandangan si pelaku percobaan. Bisa saja seseorang mengatakan bahwa As Sekop sebagai suatu peristiwa sederhana jika dia mengganggap hal ini sebagai suatu kesatuan. Pembagian jenis peristiwa ini dimaksudkan untuk kemudahan dalam mempelajari teori peluang selanjutnya.

PELUANG LOGIS, EMPIRIS DAN SUBJEKTIF

Untuk peristiwa sederhana, peluang dapat diturunkan baik secara logis, melalui pengamatan empiris maupun secara subjektif. Ketiga bentuk peluang ini mempunyai implikasi yang penting bagi para manajer khususnya dalam proses pengambilan keputusan.

Peluang Logis
Semua proses yang bisa diprediksi dan didefinisikan secara lengkap memungkinkan kita secara deduktif menentukan peluang dari hasil yang terjadi. Sayangnya banyak para pebisnis yang tidak masuk dalam kategori ini. Sebenarnya penurunan peluang logis adalah sesuatu yang  berharga untuk dikaji, karena kemampuan memprediksi proses sederhana kerapkali bisa memberikan petunjuk bagi para manajer untuk memperbaiki tindakan-tindakan dalam menghadapi situasi yang kompleks atau tidak dapat diprediksi.
Peluang logis sebenarnya didasarnya pada pertimbangan logika semata, bukan berdasarkan hasil percobaan. Tetapi hasil ini bisa diuji melalui suatu percobaan. Pelemparan dua buah dadu yang merupakan salah satu upaya keras tertua dalam pengembangan teori peluang, bisa diambil sebagai contoh dari penurunan peluang logis ini.  Pada pelemparan dua buah dadu kita tahu bahwa jumlah angka dari kedua dadu yang bisa muncul adalah 2, 3, 4, 5, …, 12 atau ada 11 peristiwa yang berbeda. Berapa peluang munculnya jumlah 5? Meski peristiwa jumlah 5 ada 1 dari 11 peristiwa,  tidak berarti bahwa peluangnya adalah 1/11. Mengapa demikian, karena kita tidak mempertimbangkan bagaimana berbagai peristiwa bisa dihasilkan. Perhatikan Tabel 1 yang merupakan matriks dari semua kombinasi peristiwa yang mungkin terjadi dalam pelemparan dua buah dadu. Dari sini tampak bahwa ada 36 kombinasi yang mungkin. Peristiwa “jumlah 5” adalah hasil dari kombinasi 4 peristiwa. Berarti peluang munculnya jumlah 5 pada pelemparan dua buah dadu adalah 4/36 atau sekitar 0,11.

Tabel 1.  Empat cara munculnya jumlah 5

        dari pelemparan dua dadu

 Definisi : Peluang logis dari sebuah peristiwa adalah rasio antara jumlah peristiwa yang bisa terjadi dengan jumlah semua hasil yang bisa terjadi, dimana hasil ini dapat diturunkan dari sebuah eksperimen.

Atau secara notasi

Peluang Empiris

 

Banyak kasus dimana para manajer kurang mengikuti pola-pola peluang seperti yang dijelaskan di atas. Kemungkinan besar hal ini disebabkan tidak dipahaminya apa sebenarnya peluang itu. Untuk kasus seperti ini, yang lebih cocok untuk diacu adalah peluang yang didasarkan pada data pengamatan atau data empiris. Ambil contoh sebagai berikut.

Dalam memproduksi sebanyak 10.000 unit integrated circuit (IC) merek tertentu, diperoleh 25 unit diantaranya cacat (bengkok). Berdasarkan hasil ini maka dapat dikatakan bahwa peluang IC yang cacat adalah 25/10.000 = 0,0025. Nilai ini juga merupakan peluang terambilnya secara acak 1 unit IC yang cacat. Demikian pula rata-rata persentase barang cacat dalam suatu batch diperkirakan sebesar 0,0025.  Jika ada pesanan sebanyak 2.000 unit IC dari perusahaan ini kita berharap 0,0025(2000) = 5 unit IC yang cacat.     

Peluang empiris atau ada pula yang menyebutnya sebagai peluang objektif, hanya bisa diperoleh melalui percobaan atau eksperimen yang dilakukan secara berulang-ulang, dalam kondisi yang sama dan diharapkan dalam jumlah yang besar. Dari eksperimen ini akan dihasilkan informasi berupa frekuensi relatif yang sangat berguna khususnya untuk keperluan perbaikan sebuah sistem. Misalnya saja dalam proses pengemasan susu ingin diketahui berapa persen kemasan yang berisikan lebih dari 150 ml. Dari proses pengisian yang cukup lama, maka bisa dibuat distribusi frekuensi volume susu yang terisi kedalam kotak atau susu yang tercecer pada setiap pengisian. Dari sini maka akan akan diperoleh informasi yang sangat berguna untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem kerja mesin pengisi susu tersebut.

Selanjutnya download saja DiSini :

Lima Tahap Rekayasa Ulang Cepat (The Five Stages of Rapid Reengineering)

•21 April 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Metodologi Business Process Reengineering (BPR) disebut juga dengan Rapid Reengineering atau Rapid Re karena dirancang untuk menghasilkan hasil yang mendasar serta cepat, kira-kira 6 bulan sampai 1 tahun. Lihat gambar-2.1.
Hal ini didorong oleh keinginan manajer senior yang ingin segera melihat hasil secara cepat, yang dapat digunakan untuk menempatkan dasar keberhasilan mendatang. Pada saat yang sama, proyek reengineering akan meningkatkan tekanan dalam organisasi, yang menyebabkan setiap orang menunggu dengan kawatir untuk melihat bagaimana proyek akan berpengaruh terhadap mereka. Rapid Re dilandasi dengan kenyataan dan dirancang untuk menghasilkan secara cepat. Rapid Re dirancang untuk merealisasikan manfaat yang dapat dicapai dalam kerangka waktu tertentu dan selajutnya menempatkan tahapan untuk perbaikan jauh kedepan.
Rapid Re terdiri dari 5 tahap, yaitu:
– Preparation (persiapan)
– Identification (Identifikasi)
– Vision (Visi)
– Solution (Solusi)
– Transformation (Transformasi)
Setiap tahap dirancang secara berurutan. Tahap solusi dibagi lagi menjadi desain teknis dan desain sosial, keduanya dapat dilaksanakan secara bersamaan. Akhir dari setiap tahapan dinyatakan dalam suatu milestone proyek reengineering. Tahapan-tahapan tersebut selanjutnya dibagi kedalam task(tugas), terdapat 54 tugas seluruhnya.

Rapid Re dapat diatur sesuai kebutuhan dari setiap proyek reengineering. Masing-masing proyek tugas-tugas akan dilompati, disusun, atau dikombinasikan lagi untuk memenuhi kebutuhan atau akan diberikan lebih besar atau lebih kecil menekankan pada sejumlah tugas.
Rapid Re tidak beranggapanpada organisasi tertentu untuk tim proyek rekayasa ulang, meskipun kami berikan dalam menghubungkan dengan task 1.3. Rapid Re dirancang memerlukan sedikit mungkin alat. Rapid Re dapat dilakukan dengan pensil, kertas, diagram alir, dan sejumlah formulir.
Untuk mengilustrasikan metodologi Rapid Re akan digunakan contoh perluasan dari Perusahaan Mainan ABC. Adapun ilustrasinya adalah ssebagai berikut:
Perusahaan mainan ABC adalah sebuah industri mainan dari plastik yang menggambarkan karakter tokoh yang bersumber dari buku maupun film karton. Mereka menjual tokoh-tokoh ini melalui penjualan langsung pada berbagai jaringan toko nasional maupun regional. Setiap bulan Februari ada pameran mainan di kota New York yang menampilkan produk-produk baru dari para produsen mainan kepada pembeli. Setelah itu, pelanggan di beri kesempatan melakukan pemesanan, pada penjualan di hari natal yang disertai ucapan terima kasih, yang melampai 1/3 transaksi penjualan selama setahun. Di tingkat toko atau pusat distribusi terjadi penurunan sediaan, para pembeli melakukan pemesanan ulang. Setelah dipertimbangkan semuanya, ABC menerima 80% dari pesanannya dalam 6 bulan terakhir pada setiap tahun. Saat ini, ABC mempunyai penjualan sebesar $50 juta/tahun dan 500 karyawan.
Hingga tahun 1990, ABC menguasai 50% pasar dari pesaingnya XYZ plastic. Lokasi industri ABC di Amerika Serikat, sedang XYZ plastic produksinya di Timur Jauh. Sebagai hasilnya, harga XYZ lebih murah daripada ABC. Tetapi juga pemenuhan pesanan dan pengiriman dari XYZ memerlukan waktu lama dari Timur Jauh, XYZ sering kali dingalami ketidakcukupan sediaan atau terjadi kesalahan, sehingga tidak mampu memenuhi pesanan pelanggannya dengan tepat. Selanjutnya, sejak tahun 1990 XYZ meningkatkan kinerjanya dalam memenuhi pesanan pelanggannya sambil menjaga harganya tetap berada dibawah produk ABC. Akibatnya, ABC kehilangan pangsa pasar, hingga tinggal 40%.
Dari uraian diatas, tuangkan kedalam 5 langkah Rapid Re, berikut ini:

TAHAP 1: PERSIAPAN
Tujuan dari tahap ini adalah untuk menggerakkan, mengorganisir, dan menyemangati tim yang akan melakukan rekayasa ulang. Tahap persiapan menghasilkan amanat melakukan perubahan, mengorganisir, struktur, dan memberikan hak khusus pada tim rekayasa ulang; serta suatu rencana permainan.
Pertanyaan kunci yang harus dijawab pada tahap ini adalah :

  • Apa tujuan dan harapan dari eksekutif senior? Seberapa besar komitmennya pada proyek ini?
  • Apa tujuan dari proyek ini? Seberapa agresifkah yang dapat dibuatnya tanpa merasa dikorbankan?
  • Siapa yang harus berada pada tim? Komposisi ketrampilan/kemampuan apa yang harus berada dalam tim?
  • Ketrampilan rekayasa ulang apakah yang dibutuhkan anggota tim untuk dipelajari?
  • Apa yang kita perlukan untuk berkomunikasi dengan karyawan untuk mendapatkan dukungan dan kepercayaan mereka?

Tahap persiapan terdiri dari 4 tugas :

  1. Mengenali kebutuhan
  2. Mengembangkan konsensus eksekutif
  3. Melatih tim rekayasa ulang
  4.  Merencanakan perubahan

Task 1.1 – Mengenali Kebutuhan
Kebutuhan rekayasa ulang biasanya dikenal sebagai suatu hasil dari suatu perubahan:

  1. Perubahan pasar
  2. Perubahan teknologi, atau
  3. Perubahan lingkungan

Sebagai konsekuensi dari perubahan tersebut, manager senior termotivasi oleh:

  • Perusahaan merasa sakit (misal: keuntungan rendah, pangsa pasar menyusut)
  • Kekawatiran (misal: persaingan yang agresif, perubahan pasar) atau
  • Ambisi (perluasan pangsa pasar, memasuki pasar baru)

Dalam studi kasus ini perusahaan mainan ABC merasa sakit dan kawatir: Ia telah kehilangan lebih dari 10% pangsa pasarnya dan kawatir akan kehilangan lebih banyak lagi.
BPR tidak bisa dikendalikan dari sisi persediaan, yaitu:

  • konsultan internal dan eksternal
  • rekayasa industri, atau
  •  sistem kepegawaian

Alasan rekayasa ulang:

  • dampak BPR begitu besar hanya manajer senior yang bisa menyetujuinya,
  • rekayasa ulang pergeseran budaya, dan
  • rekayasa ulang kepemimpinan.

Langsung Download Filenya :

Diagram Alir Dokumen SOP (Study Kasus)

•12 April 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Study Kasus :

Sebuah perusahaan menjual 5 macam produk, setiap produk tersebut di satu gudang yang terletak terpisah dalam kompleks pabrik. Pesanan yang di terima pelanggan umumnya terdiri dari lebih dari satu produk, dalam melayani pesanan dari pelanggan, perusahaan menghendaki pengiriman secara bersamaan untuk berbagai jenis produk  produk yang tercantum dalam order dari pelanggan. Oleh karena itu, perusahaan memilih unit Shipping Order Procedure dalam sistem penjualan kreditnya. Buatlah bagan alir dokumen sistem penjualan kredit perusahaan tersebut.

Ku Ingin Kita Lama Pacaran Di Sini (Neng Neng Nong Neng) Audisi Indonesian Idol 2012

•11 April 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sebelumnya Muhammad Ridho adalah si penjual roti. Kini Muhammad Ridho di gemari masyarakat karena mempunyai pribadi yang unik dari salah seorang peserta audisi Indonesia Idol di Bandung. Perasaan Video M Ridho Neng Nong Audisi Indonesian Idol 2012 terharu, lucu jadi campur aduk saat melihat penampilan Muhammad Ridho menyanyikan sebuah lagu ciptaannya sendiri yang Video M Ridho Neng Nong Audisi Indonesian Idol 2012 berjudul Kuingin kita lama pacaran disini.

Memang namanya rejeki tidak akan lari kemana. Lagu tersebut ternyata di beli oleh Ahmad Dhani seharga lima juta. Tidak hanya itu, Ahmad Dhani pun akan memberikan royalti untuk Video M Ridho Neng Nong Audisi Indonesian Idol 2012 lagu ini nantinya. Walau tidak lulus audisi Indonesian Idol, tapi setidaknya Muhammad Ridho  sudah sangat menghibur.

Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng [3x]

Kau cintaku, kau sayangku, kau pacarku, diriku
Kau indahku, kau kasihku, kau sayangku, diriku

Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng

Kau manisku, kau cantikku, kau sayangku, diriku
Kau cintaku, kau rinduku, kau sayangku, diriku

Ku ingin kita lama pacaran di sini
Ku ingin kita bisa sampai akhir hidup
Ku ingin dan ku ingin
Inginkan dirimu, inginkan dirimu tuk selamanya

Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng nong nang nong
Neng neng nong neng

Kau manisku, kau cantikku, kau sayangku, diriku
Kau cintaku, kau rinduku, kau sayangku, diriku

Ku ingin kita lama pacaran di sini
Ku ingin kita bisa sampai akhir hidup
Ku ingin dan ku ingin
Inginkan dirimu, inginkan dirimu tuk selamanya

Download lagu Neng Neng Nong Neng, setelah di Aransemen (Bukan Ahmad Dhani) :

Statistik Dasar

•4 April 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Download Bahan Ajar Statistik Dasar di sini, semoga bermanfaat… ”

Ukuran Penyimpangan

•4 April 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

Ukuran pemusatan yaitu mean, median dan modus, merupakan informasi yang memberikan penjelasan kecenderungan data sebagai wakil dari beberapa data yang ada. Adapun ukuran penyebaran(simpangan) data memberikan gambaran seberapa besar data menyebar dari titik-titik pemusatan.

Ukuran  penyebaran atau nilai ukuran variasi data digunakan :

ü  untuk melihat  penyimpangan data dari nilai pemusatannya

ü  untuk mengukur keragaman data

Ukuran penyebaran meliputi jangkauan (range), simpangan rata-rata (deviasi ratarata) dan simpangan baku (deviasi standar).

Jangkauan (Range)

Ukuran penyebaran yang paling sederhana (kasar) adalah jangkauan (range) atau rentangan nilai, yaitu selisih antara data terbesar dan data terkecil. Untuk range data dirumuskan dengan:

Contoh soal
Tentukan range dari data-data di bawah ini.
6, 7, 3, 4, 8, 3, 7, 6, 10, 15, 20

Penyelesaian
Dari data di atas diperoleh xmaks = 20 dan xmin = 3
Jadi, R = xmaks – xmin = 20 – 3 = 17

Untuk data sudah dikelompokkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, maka  nilai tertinggi diambil dari nilai tengah kelas tertinggi dan nilai terendah diambil dari nilai kelas yang terendah.

Contoh soal
Tentukan range dari tabel berikut ini.
Penyelesaian

Simpangan Rata-Rata (Deviasi Rata-Rata)
Simpangan rata-rata suatu data adalah nilai rata-rata dari selisih setiap data dengan nilai rata-rata hitung. Simpangan rata-rata data dirumuskan sebagai berikut

Keterangan:
SR = simpangan rata-rata
n = ukuran data
xi = data ke-i dari data x1, x2, x3, …, xn
x = rataan hitung

Contoh soal
Diketahui data: 7, 6, 8, 7, 6, 10, 5. Tentukan simpangan rata-ratanya.

Selengkapnya, Download file complete :