E-Business


Pengantar

E-business merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah dan media masa dan juga termasuk penggunaan teknologi informassi untuk mendisain kembali proses internal. E-business ialah segala proses bisnis meliputi pembeliaan online (E-purchasing), supply chain management, pemrosesan pemesanan secara online ( processing orders electronically ), costomer service dan kerjansama dengan business partners.

Model-model E-business

istilah e-business dapat merujuk pada interaksi yang di munkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi. selain itu e-business juga melibatkan perusahaan, pemrintah dan institusi pendidikan.

Jenis E-business :

B2C (Business to customer), karakteristik :

  1. antar organisasi dengan perorangan
  2. nilai uang yang dilibatkan lebih kecil
  3. transaksi satu waktu atau transaksi tidak sering terjadi
  4. secara relative sederhana

B2B (Business to business), B2G (Business to Government) dan B2E (Business to Education),  karakterristik :

  1. antar organisasi
  2. nilai uang yang dilibatkan lebih besar
  3. hubungan yang kuat dan berkelanjutan
  4. pemberian kredit oleh penjual ke pelanggan
  5. lebih kompleks

pengaruh-pengaruh E-business atas proses bisnis

Electronic data interchange (EDI) adalah protocol standar untuk secara electronik mentransfer antar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis. program EDI ada sejak tahun 1970. karena biaya yang cukup tinggi, hingga saat ini penggunaannya hanya terbatas pada perusahaan besar. 2 perkembangan baru, yaitu : Internet dan XML (Extensible Markub Language) telah menyingkirkan halaman ini. internet telah meniadakan kebutuhan atas pemakaian jaringan khususu milik pihak ke tiga untuk mentransmisikan pesan EDI, sedangkan edXML (perbaikan lebih jauh dari XML) fitur ini meniadakan kebutuhan atas software khusus untuk menerjemahkan dokumen yang dibuat oleh perusahaan yang berbeda, sehingga mampu memberikan alternatif yang lebih mudah dan murah dari EDI sebagai alat untuk ikut serta dalam e-business.

Pembelian dan Inbound Logistic

internet dapat meningkatkan aktivitas pembelian dengan cara mempga berbagai macam produk di tingkat dunia. hal tersebut membantu memberikan masukanermudah perusahaan mengidentifikasikan calon pemasok dan membandingkan harga berbagai macam produk di tingkat dunia. hal tersebut membantu perusahaan untuk negoisasi harga yang lebih baik dan mengurangi jumlah pemasok, sehingga menyederhanakan aktivitas pembelian dan selanjutnya memotong biaya.

lelang terbalik (reverse auction) yaitu para pemasok berlomba-lomba mengajukan harga melawan harga rekan mereka untuk menyediakan barang atau pelayanan, memberikan peluang untuk mewujudkan penghematan biaya tambahan untuk beberapa jenis produk.

setelah sumber barang dan pelayanan telah di identifikasikan, TI memberikan beberapa peluang untuk meningkatkan kegiatan utama rantai nilai terkait dengan inbound logistic. akses organisasi untuk mengurangi jumlah persediaan penyangga/penahan (inventory buffer) yang dimilikinya. untuk produk-produk yang dapat di digitalkan seperti buku CD, software dan informasi seluruh fungsi inboundb dapat di lakukan secara elektronik.

Operasi Internal, Sumber daya manusia dan infrastruktur

teknologi komunikasi tingkat lanjut dapat meningkatkan efisisensi opersai internal. teknologi nikabel di gunakan untuk mengirim intruksi perakitan ke robot perakit, bukan dengan menyuruh para pekerj unruk memasukkan data tersebut. peningkatan akses ke informasi dapat meningkatkan perencanaan. penggunaan EDI untuk bertukar informasi hanya pada bagian dari hubungan pembeli-penjual dalam business e-commerce. transaksi yang lengkap harus mencakup pertukaran dana untuk membayar barang atau pelayanan yang di beli. Electronic funds transfer (EFT) merujuk pada proses pembayaran tunai secara elektronik dari pada menggunakan cek. EFT dicapai melalui sistem perbankan yaitu jaringan Automated Clearing House (ACH). Financial Elevtronik data Incerchange (FEDI) mengatasi masalah dengan mengintergrasikan pertukaran dana (EFT) bersama dengan pertukaran informasi lainnya yang berhubungan dengan transaksi (EDI).

Finacial Value-added network (FVAN) adalah organisasi independent yang menawarkan hardware dan software khusus untuk memungkinkan hubungan antara berbagai jenis EDI dengan haringan ACH sistem perbankan yang dipergunakan untuk EFT. Application service Provider (ASP) adalah perusahaan yang menyediakan akses ke dan pemakaian atas program aplikasi melalui internet. ASP memiliki dan mengelola softwarenya organisasi yang memiliki kontak mengakses dan mempergunakan software dari jarak jauh melalui internet.

keuntungan dan kerugian dari model ASP :

  • Keuntungan dari model ASP adalah potensi penghematan biaya,
  • kerugian dari pihak ASP adalah resiko yang berhubungan dengan ketergantungan pada pihak ketiga untuk menyediakan pelayanan bisnis yang penting.

faktor-faktor yang perlu di pertimbangkan ketika mengvaluasi ASP-ASP :

potensi manfaat

  • menurunkan biaya
  • Upgrading otomatis atas versi software yang telah ada
  • membutuhkan staf teknologi informasi lebih sedikit
  • mengurangi kebutuhan atas hardware
  • fleksibelitas
  • pengakuan
  • keamanan dan privasi data.

Kekahwatiran

  • kelangsungan ASP
  • keamanan dan privasi data
  • penyediaan dan kejelasan pelayanan
  • dukungan yang tidak memadai atau tingkat respon yang rendah atas masalah
  • pemakaian software standar yang mungkin tidak sesuai untuk memenuhi semua kebutuhan khusus.

contoh faktor-faktor yang dimasukkan dalam perjanjian tingkat pelayanan :

  1. Spesifikasi terinci tentang ASP yang yang diharapkan (waktu operasi, frekuensi backup, penggunaan enkripsi, pengendalian akses data dan lain-lain)
  2. Tuntutan, termasuk pinalty keuangan, atas kegagalan ASP memenuhi tingkat pelayanan yang dikontrak.
  3. Kepemilikan data yang disimpan dalam ASP (Organisasi harus mempertimbangkan kepemilikan untuk memungkinkan akses dalam situasi ASP keluar dari bisnis).

penjualan dan pemasaran

pengaruh e-business yang paling nyata adalah aktivitas penjualan dan pemasaran organisasi. perusahaan dapat menciptakan catalog elektronik di website mereka untuk mengotomasikan input pesanan penjualan. e-businnes dapat meningkatkan efektivitas pengiklanan dan mengurangi biaya. menyesuaikan pesanan penjualan dengantiap pelanggan, meningkatkan efektivitas.

pelayanan dan dukungan purnajual

e-business dapat meningkatkan kualitas dukungan purnajual ke para pelanggan. contohnya mengatur web page untuk memastikan bahwa setia[ pelanggan menerima informasi yang konsisten.

FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN E-BUSINESS

E-business dan strategi organisasi

merupakan faktor yang sangat penting pertama dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business. seprti diketahui terdapat 2 strategi dasar yang dapat diikuti organisasi jenis apapun yaitu, menjadi produsen yang biaya rendah (low-cost producen) atau menyediakan produk yang dideferensiasikan. desain website yang optimal di dukung fasilitas telp bebas pulasa bagi perusahaan yang mengejar strategi dideferensiasikan produk didasarkan pada kualitas pelayanan pada pelanggannya, tampak akan lebih cocok dibandingkan dengan perusahaan yang melihat didirinya sebagai penyedia komoditas berbiaya rendah. lelang terbalik (reverse aution) akan lebih sesuai di gunakan untuk jenis perusahaan penyedia komoditas berbiaya rendah.

3 karakteristik utama transasksi bisnis.

merupakan faktor penting kedua adalah memastikan bahwa proses e-business memiliki 3 karakteristik :

  1. validasi, kedua pihak dalam suatu transaksi harus dapat menyatakan keaslian identitas kedua belah pihak untuk memastikan bahwa transksi tersebut valid dan sah.
  2. integritas, kedua pihak dalam suaty transaksi harus yakin bahwa informasi yang di pertukarkan akurat dan tidak diubah selama proses transmisi.
  3. privasi, privasi atau keberhasilan transaksi bisnis dan informasi apapun yang di pertukarkan dalam transaksi tersebut harus disimpan dengan baik jika diinginkan oleh salah satu pihak.

Teknis Enkipsi

adalah proses konvensi pesan dari teks biasa menjadi kode rahasia. teknis ini melibatkan penggunaan formula yang dinamakan dengan kunci (key) untuk mengubah informasi aslinya.

jenis-jenis enkripsi :

1. data encryption system (DES) atau single key sistem dinamakan demikian karena mempergunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan deksprisi pesan.

pendekatan utama dalam enkripsi adalah infrakstruktur kunci publik atau public key infrastruktur yang mempergunakan dua kunci. kunci pertama adalah public key tersedia untuk publik. kunci kedua adalah private key yang bersifat rahasia dan hanya di ketahui oleh pemilik kunci tersebut. kedua kunci tersebut dapat di pergunakan untuk mengkodekan pesan tetapi hanya kunci lainnya dari kedua kunci tersebut yang dapat dipergunakan untuk memecahkan kode pesan.

2. Public key infrastructur memiliki 2 keunggulan utama :

  1. meniadakan masalah yang timbul karena harus menyebarkan kunci tunggal.
  2. lebih aman karena ada 2 kunci yang berbeda yang dipergunakan untuk enkripsi pesan.

kelemahan dari public key infrastructur adalah lebih lambat dari single key sistem. oleh karena itu kedua jenis sistem enkripsi dipergunakan untuk melaksanakan e-business.

Contoh : Menggunakan Enkripsi untuk melakukan E-business

Langkah 1 :

  • pertukaran dan validasi sertifikasi digital dan dapatkan kunci publik pihak yang lain.

Langkah 2 :

  • membuat digest dari teks normal penawaran tersebut.
  • melakukan enkripsi digest penawaran dengan mengunakan private key.

intisari yang dienkripsikan merupakan digital signature dari s&s :

  1. melakukan enkripsi penawaran dengan menggunakan DES.
  2. mempergunakan public key badan pemerintah untuk melakakukan enkripsi kunci DES.

Langkah 3 :

  • mengirim paket ke penerima (Website badan pemerintah)

Langkah 4 : Badan pemerintah akan melakukan enkripsi dengan :

  1. menggunakan public key s&s untuk memecahkan kode digital signature yang diterima.
  2. menggunakan private key untuk memecahkan kode kunci DES yang dipergunakan s&s.
  3. menggunakan kunci DES tersebut untuk memecahkan kode pesan penawaran s&s
  4. membuat kembali digest penawaran s&s.
  5. membandingkan digest yang telah dipecahkan dengan digest yang dibuat kembali.

Langkah 5 : badan pemerintahan mengirimkan pemberitahuan secara elektronik kepada s&s bahwa penawaran mereka telah diterima.

INFRASRTUKTUR UNTUK E-BUSINESS

Jenis-jenis jaringan

  • Local Area Network (LAN) adalah jaringan komputer dan peralatan yang lokasinya dekat antara satu dengan yang lain (biasanya dalam satu gedung).
  • Wide Area Network (WAN) adalah jaringan komputer dan peralatan lainnya yang mencakup wilayah geografis yang luas.
  • Value Added Network (VAN) adalah sistem komunikasi jarak jauh yang didesain dan dikelola oleh suatu perusahaan yang independen.

Software Komunikasi

fungsi software komunikasi :

  1. pengelola akses : menghubungkan dan memutuskan hubungan antar berbagai peralatan.
  2. pengelola jaringan : mengelola data untuk memeriksa kesiapan peralatan jaringan untuk mengirimkan atau menerima data.
  3. pengiriman data dan file : mengontrolpengiriman data antara berbagai peralatan.
  4. pendektesian dan pengendalian atas kesalahn : memastikan bahwa data yang dikirimkan benar-benar merupakan data yang diterima.
  5. keamanan data : melindungi data selama pengiriman dari akses pihak yang tidak berwenang.

Pilihan Konfigurasi Jaringan

Konfigurasi LAN

LAN dapat dikonfigurasikan dalam 3 cara dasar, yaitu :

  • konfigurasi bintang, dalam konfigurasi bintang peralatan sevara langsung terhubung dengan server pusat. seluruh komunikasi antara peralatan dikendalikan dan dikirim melalui server pusat. Keunggulannya, apabila salah satu titik sedang down kinerja jaringan yang lain tidak terganggu. dan Kelemahannya dari konfigurasi bintang adalah Mahal.
  • konfigurasi cincin, dalam konfigurasi cincin setiap titil secara langsung terhubung dengan 2 titik lainnya. ketika sebuah pesan melalui cincin tersebut setiap titik akan memerikasa judul pesan tersenut untuk menetapkan apakah data tersebut ditujukan bagi titik yang terkait atau tidak. LAN yang di konfigurasi cincinmenggunakan software yang disebut Token untuk mengendalikan aliran data dan mecegah tabrakan. Keunggulannya, apabila hubungan dalam cincin rusak jaringantersebut tetap dapat berfungsi, walaupun lebih pelan, dengan cara mengirimkan sekuruh pesan ke arah yang berbeda.
  • konfigurasi bus, dalam konfigurasi bus setiap pealatan yang dihubungkan dengan saluran utama atau bus. pengendalian komunikasi didesentralisasikan melalui jaringan bus. Software algoritma disebut Carrier Sense Multiple Acces With Collision Detection (CSMA/CD) mengendalikan komunikasi antar peralatan. ketika sebuah titik ingin mengirimkan pesan, VSMA/CD memeriksa apakah bus sedang bebas atau tidak. konfigurasi bus mudah untuk diperluas dan lebih murah untuk dibuat tetapi kinerja akan menurun apablia jumlah titik yang dihubungkan meningkat.

Konfigurasi WAN

  • sentralisasi, dalam konfigurasi ini seluruh terminal dan peralatan dihubungkan dengan komputer perusahaan. keuntungannya adalah dari segi pengendalian lebih baik, staf IT yang lebih berpengalaman dan skala ekonomi. kelemahannya adalah besarnya kompleksitas, biaya komunikasi lebih tinggi dan kurang fleksibel dalam kebutuhan setiap pemakai.
  • desentralisasi, dalam konfigurasi ini setiap unit departemen memiliki komputer dan LAN mereka sendiri. Keuntungannya yaitu lebih fleksibel dalam memnuhi kebutuhan setiap pemakaian biaya dan biaya komunikasi lebih rendah. Kelemahannya adalah kompleksitas dalam koordinasi data yang tersimpan di banyak lokasi, peningkatan bisya hardware dan sulit untuk mengimplementasikan pengendaliaan yang efektif.
  • terdistribusi, merupakan gabungan dari konfigurasi sentralisasi dan desentralisasi. setiap lokasi memiliki komputer yang menangani proses lokal. keuntungannya adalah resiko kehilangan data lebih kecil, setiap lokal diperlakukan sebagai modul yang dapat dengan mudah ditambahkan, di-Upgrade atau dihapus dari sistem. kelemahannya adalah sulit dan mengkoordinasi dan memelihara hardware dan software serta konsistensi data dan kelemahannya yang lain adalah pengendaliaan yang sulit serta duplikasi data.

Konfigurasi Klien/Server

  • Two-Tier, dalam sistem ini database disimpan di dalam server. Keuntungan utama dari sistem ini adalah fleksibelitas dalam memenuhi kebutuhan individual pemakai, desain yang sederhana serta pengendaliaan yang mudah. kelemahaannya adalah biaya yang tinggi karena dibutuhkan komputer yang klien yang kuat dan beberapa salinan software aplikasi harus dibeli dan dipelihara.
  • Three-Tier, dalam konfigurasi digunakan 2 tingkat server. server tingkat atas menimpan databse pusat sedang server tingkat dua mengelola program aplikasi. komputer klien digunakan sebagai interface dan untuk memformat hasil ke dalam bentuk yang diinginkan. keuntungannya adalah biaya hardware dan software lebih rendah sedang kelemahannya adalah biaya untuk membangun sistem ini mahal dan pengembangan aplikasi juga lebih komplek.

~ oleh 12puby pada 1 Maret 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: