Manajemen Operasi


Manajemen Operasi Adalah serangkaian kegiataaan yang membuat barang/jasa, melalui masukkan/input dan menjadikan output.

Fungsi yang berpengaruh terhadap manajemen produksi

  1. Pemasaran
  2. produksi/opersai
  3. keuangan

PRODUKTIFITAS

Masalah yang dihadapi dalam pengukuran produktifitas :

  1. mutu dapat berubah, sementara jumlah masukan dan keluaran tetap sama
  2. elemen eksternal dapat menyebabkan perubahaan produktifitas
  3. ukuran unit yang pasti, mungkin tidak ada

Variabel yang menentukkan produktifitas

  1. tenega kerja
  2. modal
  3. manajemen

Deferensiasi, kepeloporan biaya dan tanggapan yang tepat dapat di pakai berdasarkan 10 keputusan :

  1. mutu
  2. desaian barang dan jasa
  3. desaian proses dan kapasitas
  4. selesai lokasi
  5. desaian tata letak
  6. manusia dan sistem kerja
  7. manajemen dan rantai pasokan
  8. persediaan
  9. penjadwalan
  10. pemeliharaan

FORECAST

  • forecast/ramalan di buat karena manajemen menghadapi ketidakpastiaan
  • forecast merupakaan proses kegiatan memperkirakan kejadiaan pada waktu yang akan datang dalam keadaan tertentu dan di buat berdasarkan data yang pernah terjadi.
  • teknik pembuatan forecast dapat bersifat kualitatif maupun kuantitatif

Peramalan jangka pandek VS menengah dan penjang

  • peramalan jangka menengah dan jangaka panjang bersifat menyeluruh
  • peramalan jangka pendek biasanya menggunakan metodologi yang berbeda di bandingkan metode menengah dan panjang
  • peramalan jangka pendek cenderung lebih cepat dibandingkan peramalan jangka menengah dan panjang

3 Peramalan dalam perancangan operasi

  1. Peramalan Ekonomi adalah peramalan yang berusaha menjelaskan siklus bisnis dengan mempertimbangkan inflasi dan ketersediaan dana
  2. Peramalan teknologi adalah peramalan jangka panjang yang memperhatikan tingkat kemajuaan teknologi
  3. Peramalan Permintaan / penjualan adalah peramalan penjualan perusahaan pada setiaap periode dalam horizon waktu

Behind The Scene

  • peramalan jangka ada yang semourna ini terjadi karena adanya pengaruh sistem
  • hampoir semua teknik peramalan mengasumsikan bahwa sistem akan tetap stabil
  • baik peramalan kelompok produk maupun peramalan secra keseluruhan lebih akurat

Langkah sistem peramalan

  1. menetapkan tujuan peramalan
  2. memilih unsur apa yang akan di ramalkan
  3. menentukan horizon untuk waktu peramalan
  4. memilih nodel peramal
  5. mengumpulkan data yang di perlukan untuk peramal
  6. membuat peramalan
  7. memvalidasi dan menerapkan hasil peramalan

forecast kuantitatif

1. Model time series, asumsi masa depan merupakan fungsi masa lalu.

  • pendekatan naif
  • rata-rata bergerak
  • penghalusan bergerak
  • penghalusan eksponensial
  • trend

2. Model Asosiatif, asumsinya bahwa satu hal memiliki pengaruhnya terhadap hal lain.

  • regresi

Pendekatan Naif

  • peramalan ini mengasumsikan permintaan dimasa yang akan datang sama dengan permintaan terkini
  • jenis pendekataan ini merupakan peramalan yanng penting efektif dan efisien dari sisi biaya.

Rata-rata bergerak, metode ini menggunakan rata-rata dari sejumlah data terkini untuk meramalakan periode yang akan datang.

Masalah dalam peramalan rata-rata bergerak

  • bertambahnya jumlah (n) membuat metode ini berkurang sensitif terhadap perubahab nyata pada data
  • tidak menggambarkan trend dengan baik
  • memerlukan data masa lalu yang ekstensif

Penghalusan Ekspensial adalah teknik peramalan rata-rata bergerak dengan pembobotan, dimana data di beri bobot oleh sebuah fungsi eksponsial.

 

~ oleh 12puby pada 3 Maret 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: